Terbukti Gunakan Dopin, “12 Atlet PON & 2 Atlet Peparnas Dicabut Medali dan Bonus*

10 Januari 2017 / 14:57 WIB Dibaca sebanyak: 348 kali Tulis komentar

Gedungsate,BB.Com  Ketua Umum PB PON- Peparnas Ahmad Heryawan mengumumkan

hasil Laboraturium  National Dape Testing Laboratory (NPTL) New Delhi
–India yang telah diterima oleh  PB PON XIX-Peparnas XV dan KONI, dihasilkan sebanyak 12 atlet PON dan 2 atlet Peparnas positif menggunakan “DOPING”.

Para atlet terbukti pengguna doping tersebut akan ditarik Medali
dan bonusnya serta akan dikenakan sanksi berat berupa tidak diizinkan
mengikuti pertandingan olahraga, baik tingkat Nasional maupun internasional.

Untuk ajang PON dari sampel doping 476 atlet dinyatakan negatif 464 orang
dan 12 dinyatakan positif doping yang berasaldari 4 cabor yaitu cabor
Binaraga 8 orang, menembak 2 orang, Angkat berat 2 orang, berkuda 1 orang.
Adapun asal  provinsi  atlet terdiri dari  atlet Jabar 4 orang , Jateng 3
orang , Bengkulu 1 orang,  Yogyakarta 1 orang,  Babel 1 orang, Kaltim 1
orang, Riau 1 orang. Sedangkan pada ajang Peparnas 130 sampel atlet
dinyatakan 128 negatif dan 2 dinyatakan positif doping terdiri dari dua
cabor yaitu Atletik 1 asal Jabar, dan Maluku 1 atlet Tenismeja.

Hal ini disampaikan Ketum PB PON-Peparnas, Ahmad Heryawan didampingi Sekum PON dan Peparnas, Ahmad Hadadi, Kabid Kesehatan PON –Peparnas, Alma L, Perwakilan KONI Pusat,  Pakar Olahraga,  dalam jumpa pers di Gedung Sate, Senin (9/1).

Dikatakan, dengan fakta hasil laboraturium NPTL India ini,  PB PON-Peparnas selanjutnya meminta kepada LADI (Lembaga Anti Doping Indonesia) dan Kemenpora untuk segera menyikapi dengan membentuk Dewan Disiplin Anti
Doping.   Hal ini sesuai dengan Peraturan Anti Doping Indonesia 2015.

Selain itu, PB PON-Peparnas juga telah berkoordinasi dengan KONI Provinsi
terkait dan NPC Provinsi, untuk segera menarik medali dan bonus terhadap
atlet yang terbukti memakai doping, ujar Aher.

Aher juga mengatakan, walaupun ada 12 atlet PON dan 2 Atlet Peparnas
positif menggunakan doping dan ditarik Medali dan bonusnya, tidak berarti
mengubah posisi perolehan medali. Contohnya, atlet peraih medali Emas cabor Binaraga, karena menggunakan doping medalinya ditarik, bukan berarti atlet peraih medali perak jadi dapat medali.. tidak demikian, jelasnya.

Berikut ini daftar atlet PON  pengguna doping, Cabor  Binaraga :  Roni
Remeo (Jabar/Emas); I Ketut Arnewa (Bengkulu/Perak);  Rahman Widodo
(Yogjakarta/Perak); Zainal (Jabar/Perak); Misipi (jateng/Perak); Iman Setiaman (Jabar/Emas); Agus Waluyo  (Jabar/Emas & Perunggu);  Safrin Sihombing (Menembak/ Riau/ Emas dan Perak). Jendri cabor Berkuda (jateng/emas danPerak);  Awang Latfur Habir cabor angkat berat (Kaltim/emas).  Sedangkan atelt Peparnas terdiri dari Adyos Astan cabor Tenis menja ( Malku/emas) dan  Cucu Kurniawan cabor Lempar lembing (Jabar/emas).  (ded/sein).


 

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *