Styrofoam Sangat Berbahaya untuk Kesehatan

26 Oktober 2016 / 09:30 WIB Dibaca sebanyak: 328 kali Tulis komentar

kesehatan-anakBANDUNG BB.Com— Beberapa perwakilan sekolah Adiwiyata Kota Bandung yang memaparkan Larangan Penggunaan Styrofoam, bertempat di Ruang Media Lounge Balai Kota Bandung, Selasa (25/10/2016).

Turut hadir, Ketua Tim Penggerak Bandung Clean Action Hany Soemarno. Ia  menyampaikan, gerakan ini menjadi prestasi yang sangat luar biasa, Sekolah Adiwiyata menerapkan betapa bahayanya Styrofoam untuk  lingkungan.

“Maka dalam hal ini BPLH Kota Bandung mengajak sama-sama untuk bisa menjadi edukator setiap lingkungan kita. Dengan demikian sebagai mahluk sosial dan pecinta lingkungan bisa bersama secara optimis untuk stop menggunakan Styrofoam,” jelasnya.

Hany pun mengajak kepada beberapa siswa untuk memberikan penjelasan bahayanya Styrofoam untuk kesehatan.

Salah satu murid SMAN 12 Kota Bandung, (kelas XI/IPA) M. Abdurrahman I menjelaskan, betapa bahaya ketika strofoam digunakan sebagai tempat makanan.

“Bahan ini berbahaya karena terbuat dari butiran-butiran styrene, yang diprosese dengan menggunakan benzana (alias benzene). Padahal benzana termasuk zat yang bisa menimbulkan banyak penyakit.Benzana bisa menimbulkan masalah pada kelenjar tyroid, mengganggu sistem syaraf sehingga menyebabkan kelelahan, mempercepat detak jantung, sulit tidur, badan menjadi gemetaran, dan menjadi mudah gelisah. Dibeberapa kasus, benzana bahkan bisa mengakibatkan hilang kesadaran dan kematian,” jelasnya.

Lanjut siswi SD BPI Kota Bandung Annisa menjelaskan, Styrofoam itu bahaya dan tidak baik untuk kesehatan.

“Setelah diberitahu oleh guru bahaya menggunakan styrofoam, sejak itu juga saya langsung mengganti tempat makanan dengan misting dan untuk minuman dengan tumbler. Setelah saya melakukannya, lanjut memberi tahu ke ayah dan ibu mengenai bahaya Styrofoam ini,” ujarnya.

Dengan beberapa pemaparan tersebut, bisa disimpulkan bahwa sejak dini harus mengingatkan kepada orang-orang bahwa Styrofoam itu bahaya untuk kesehatan.

Dimulainya 1 November 2016, akan diberlakukan larangan menggunakan styrofoam di Kota Bandung, Sekolah Adiwiyata Kota Bandung terus mensosialisasikan larangan penggunaan bahan berbahaya ini.

Turut hadir pula perwakilan dari BPLH, beberapa guru dari bidang kesiswaan dari MTsN 2 Bandung, dan beberapa perwakilan murid dari Sekolah Adiwiyata lainnya, SMKN 7 Bandung, SMPN 21 Bandung, SMAN 12 Bandung, SDN BPI Kota Bandung. (ris/kur)


 

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *