Sistem FFF Kota Bandung Akan Mecatat Keluarga Yang Tidak Mampu Secara Digital

24 Januari 2017 / 20:51 WIB Dibaca sebanyak: 365 kali Tulis komentar

BANDUNG BB.Com-Kota Bandung sebagai Kota yang mengedepankan teknologi Digital dan Smart City akan kembali meluncurkan Inovasi berbasis Digital dalam mengentaskan kemiskinan, hal tersebut di ucapkan oleh Walikota Bandung M Ridwan Kamil di kediamannya ,Pendopo Kota Bandung ,(23/01)

“Pada Tahun 2017 ini kita fokus mengentaskan kemikinan dengan jalur cepat, yang sudah disiapkam selain anggaran juga dengan partisipasi masyarakat, dengan cara mencanangkan sistem Family for Family atau satu keluarga yg mapan mengasuh yg keluarga yang pra sejahtra,” ujarnya.

Emil juga menambahkan dengan sistem FFF ini sejumlah 60000 keluarga yang tidak mampu akan didata serta di catat dalam database digital oleh relawan sehingga pada saat ditampilkan di Web akan menampilkan profil lengkap kekurangan sebuah keluarga tidak mampu yang dapat menjadi acuan bagi keluarga mampu yang akan mengasuhnya.

“Dengan kecanggihan teknologi digital digabung dengan masalah sosial dapat mengentaskan masalah  kemiskinan mendukung kolaborasi yg sudah dilakukan pemerintah,” jelasnya.

Lebih lanjut Pria yang akrab disapa Kang Emil ini menambahkan  sistem FFF (Family for Family) ini merupakan suatu sistem yang tidak hanya mengedepankan sisi materi tetapi akan lebih menjalin hubungan emosional.

” Ya, jadi, bukan hanya dibantu secara materi tapi diberikan  bantuan lain bersifat moril, panduan serta monitoring  juga berdasarkan profil keluarga tidak mampu yang diasuh sehingga nantinya akan bisa mandiri setelah mampu dan dilepas,” paparnya.

Berkaitan dengan besarnya nilai bantuan Emil mejelaskan setelah di hitung diperkirakan untuk jangka waktu paling cepat yaitu 1 tahun ,sebuah keluarga tidak mampu membutuhkan sekitar 10 – 15 juta.

“Jadi bila nanti ada kebutuhan materi dengan angka nominal tertentu untuk dibelikan suatu penunjang usaha keluarga yang tidak mampu,akan di belanjakan melalui eelawan FFF sehingga benar-benar diserap sesui kebutuhan,” terangnya

Dilihat dari  sosiologis Emil juga mengatakan dengan Sistem FFF ini antar keluarga akan terjalin hubungan emosional karena serimg bertemu, bisa memonitor,memantau permodalan atau mencarikan pekerjaan bagi keluarga yng diasuhnya.

“Ini salah satu mediasi canggih digital dan terpercaya dengan program FFF ini akan terjalin jalinan emosional ,beda dengan bentuk bantuan yang  hanya berupa materi karena antara keluarga tidak selalu bertemu,” tegasnya.

Mengakhiri wawancaranya Emil mengatakan Website FFF ini akan di Launching pada Februari 2017.

“Februari ini akan di Launching dan bisa diakses langsung oleh masyarakat ,untuk namanya kenapa pake bahasa Inggris karena akan dibawa ke Dunia ,jadi nantinya bila ada donatur dari luar negri  bisa mendonor juga,” pungkasnya. (G.Kur/Ris)


 

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *