Seniman Bandung Bisa Gunakan Aset Pemkot

22 September 2016 / 19:20 WIB Dibaca sebanyak: 411 kali Tulis komentar

rk-dan-senimanBANDUNG BB.Com– Sebagai kota kreatif, Kota Bandung adalah rumah bagi para seniman. Untuk itu, Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil mengajak para seniman untuk berkolaborasi bersama Pemerintah Kota Bandung dalam sebuah pertemuan di Gedung PGN Braga.

Pada kesempatan tersebut, Ridwan menawarkan kepada para seniman untuk dapat menggunakan fasilitas yang dikelola oleh Pemkot Bandung, salah satunya adalah Gedung PGN ini.

“Gedung ini sudah dalam pengelolaan Pemkot. Nyanggakeun diaktivasi, tentu dengan koordinasi, maksud saya. Gedung ini bisa untuk pameran, kelas, dan lain-lain,” terang Ridwan.

Ia menginginkan kerja sama antara seniman dan pemerintah dapat terjalin dengan optimal sehingga dapat mengakomodasi kegiatan kesenian dan kebudayaan di Kota Bandung.

“2017 adalah tahun dimana kerjasama kebudayaan antara pelaku masyarakat dan Pemkot harus menemukan format yang ideal,” tuturnya. Ia menginginkan ada kegiatan yang diusulkan dari budayawan dan Pemkot Bandung akan memfasilitasi kegiatan tersebut.

Selain itu, Ridwan juga menawarkan kepada para seniman untuk menggunakan aset Pemkot Bandung untuk dimanfaatkan sebagai sarana berkesenian dan berkebudayaan. Aset-aset tersebut tersebar ke berbagai daerah di wilayah Kota Bandung.

“Saya telah menemukan Pemkot téh asetnya banyak sekali dan nganggur. Bulan Desember saya harus menertibkan aset itu, tapi harus ada rencana kerja. Saya menawarkan, jika membutuhkan lokasi untuk kegiatan berkebudayaan, segera berkirim surat, segera cross check untuk lokasinya,” kata dia.

Kemudian, diskusi berlanjut dengan rencana penyelenggaraan kegiatan akbar kesenian di Kota Bandung. Para seniman mengusulkan acara bernama Senibandung, sebuah kegiatan yang mengkolaborasikan berbagai jenis kesenian, mulai dari seni musik, tari, lukis, dan teater.

Seni bandung dirancang akan menjadi kegiatan rutin dua tahunan dan diharapkan akan menjadi trademark baru Kota Bandung.

“Kami berharap Bandung punya kebanggaan dari segi kebudayaan,” tutur dia.

Acara ini mengangkat tema ‘Air, ‘Tanah, dan Udara’ dengan menekankan seni sebagai sebuah relasi sosial. Hal yang berbeda dari kegiatan lainnya, perhelatan ini dilaksanakan berdasarkan riset sosial  atas kondisi Bandung saat ini.

“Yang saya inginkan, kegiatan ini harus memiliki jejak, agar ada peninggalan dari kegiatan ini, tidak selesai begitu saja,” pesan Ridwan kepada para seniman.

Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan September tahun depan. Acara ini akan melibatkan seluruh seniman di Kota Bandung bekerja sama dengan Pemkot Bandung melalui Dinas Kebudayaa dan Pariwisata Kota Bandung.


 

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *