Sebanyak 39 Guru SMP Kabupaten Bandung Studi Banding ke Adelaide Australia

20 November 2016 / 09:36 WIB Dibaca sebanyak: 365 kali Tulis komentar

guru-kab-bandungKAB.BANDUNG BB.Com–Berupaya mengembangkan profesionalisme guru, Bupati Bandung H. Dadang M Naser lepas 39 guru Sekolah Menengah Pertama untuk melakukan studi banding ke Adelaide Australia, untuk pelatihan Teacher Development Profesional atau pengembangan professional guru. Pelepasan tersebut dilakukan di Rumah Jabatan Bupati, Kamis (17/11).

“Agenda tahunan ini merupakan agenda rutin. Dalam rangka meningkatkan profesionalisme guru. Mereka akan mempelajari metode dan manajemen pendidikan di Australia untuk digunakan di Kabupaten Bandung nantinya,” ucap Dadang.,” ucap Dadang.

Dadang menyambut baik adanya studi banding ini. Ia berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan para guru SMP yang semakin baik dari segi mengajar dalam rangka meningkatlkan mutu pendidikan, sehingga mendapatkan rumusan pemikiran penyelenggaraan pendidikan di Kab Bandung,

“Nanti di Australia, guru-guru ini akan mendapat ilmu baru. Pelajari dan pahami dengan baik, agar bisa disampaikan dan diaplikasikan pada proses mengajar di Kabupaten Bandung,” imbuhnya.

Pemkab Bandung akan terus meningkatkan kualitas guru kata Dadang. Melalui berbagai pelatihan termasuk magang ke luar negeri, diharapkan kualitas guru dengan metode terbaru mengajar mereka akan turun serta mencerdaskan anak-anak didiknya.

“Selain metodenya, pelajari juga wawasan budaya pendidikan yang diterapkan. Apakah sesuai dengan budaya kita atau tidak. Lihat juga sarana dan prasara apa yang dianggap paling efektif untuk metode belajar anak-anak setingkat SMP,” pungkas Dadang dihadapan para kepala sekolah se Kabupaten Bandung ini.

Sementara menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bandung DR. H. Juhana.,M.Mpd, jumlah keseluruhan yang akan diberangkatkan pada 20 November 2016 ini adalah 45 orang yang terdiri dari 39 orang guru dan kepala sekolah lolos seleksi, dan 6 orang pendamping perwakilan dari Disdikbud, selama 21 hari.

Program ini kata Juhana, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi guru SMP di Kabupaten Bandung, sehingga menghasilkan mutu pendidikan baik dan pengembangan professional guru SMP.


 

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *