Petani Bagolo Keluhkan Lambatnya Perbaikan Irigasi Sawah Dari Pemerintah Pangandaran

16 April 2017 / 19:08 WIB Dibaca sebanyak: 416 kali Tulis komentar

PANGANDARAN BB.Com-Warga Dusun Bagolo Kolot  yang berada dilingkungan Rt17/Rw07 Desa Bagolo Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran berharap kepada Pemerintah untuk segera melakukan perbaikan saluran irigasi sawah, karena kondisinya saat ini sudah tidak layak lagi, hal itu diakibatkan dari lonsornya tebing di sekitar saluran sehingga saluran irigasi tersebut rusak parah.

Menurut Kepala Desa (Kades) Bagolo Rahmat Hidayat, longsornya tebing yang ada diseputar irigasi sawah di akibatkan oleh curah hujan yang cukup tinggi dan menutupi serta merusak saluran sepanjang 200 meter.

Dikatakannya ketika di temui BB.Com (16/4)di ruang kerjanya, longsornya tebing kurang lebih sekitar 5,6 bulan yang lalu, untuk memenuhi kebutuhan petani dalam mendapatkan air, dirinya beserta warga sekitar dibantu Babinsa langsung turun ke lokasi untuk membersihkan lumpur yang berada di saluran irigasi tersebut.

“Kalau di biarkan saluran tertutup material longsor, air tidak bisa mengalir ke sawah, tentu akan berdampak ke lahan petani yang ada di Desa Bagolo” Ujar Rahmat

Sebagai Kades, Rahmat langsung memberitahukan keluhan warganya ke Pemda dan Dinas terkait, dengan cara melayangkan proposal. Namun sampai saat ini belum ada realisasinya soal perkembangan surat yang telah disampaikan itu.

Dia  menambahkan, apabila saluran tersebut tidak segera di tanggulangi, tentunya akan berdampak pada perekonomian para petani, karena mereka akan gagal tanam dan gagal panen.

“Saluran irigasi itu berfungsi mengairi sawah petani kurang lebih antara sekitar 50 sampai 100 hektar. kepada Pemda Pangandaran, Dinas PUPR Kabupaten maupun Provinsi  untuk segera menanggulangi keluhan warga ini” pungkasnya. (Agus Budiman)


 

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *