Pertama Kali di Indonesia Disdik Jabar Gelar Expo Automotive Untuk Guru SMK

16 September 2017 / 15:35 WIB Dibaca sebanyak: 376 kali Tulis komentar

BANDUNG BBCom- Dinas Pendidikan Provinsi Jabar menggelar Expo Automotive Menuju Langit Biru menggandeng PT. Perazim Usaha Sejahtera Harmonis yang bekerjasama dengan beberapa dealer mobil di Jawa Barat dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di Gedung BPPTK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Jalan Dr Radjiman No 6 Bandung, Sabtu (16/9/17).

Dalam laporannya sebagai Ketua Panitia yang juga Kepala Seksi Perencanaan dan Evalusi BPPTK Drs Abur Mustikawanto M.Ed menyampaikan bahwa kegiatan ini telah dipersiapkan selama dua bulan lebih dan kegiatan ini adalah program berbagi teknologi otomotif untuk guru SMK.

“Tidak dapat dipungkiri bahwa untuk menciptakan lulusan SMK yang kompeten dan siap kerja sesuai tuntutan dunia kerja, maka pembelajaran berbasis dunia kerja adalah solusinya,” kata Abur.

Harapannya, program seperti ini dapat berlanjut terus menerus mengingat perkembangan teknologi dibidang otomotif terus berkembang, guru-guru harus mampu mengupdgrade kompetensinya, jangan terus tinggal dilandasan, tapi harus tinggal landas.

“Menurut Abur, bahwa Expo Automotive ini adalah yang pertama kali digelar di Indonesia karena melibatkan semua brands otomotif yang ada di Indonesia,” imbuhnya.

Acara ini dibuka oleh Kepala Bidang BPPTK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Drs Asep Suhanggan MM.Pd mewakili Kepala Dinas Provinsi Jabar dengan mengucapkan terimakasih kepada PT. Perazim Usaha Sejahtera Harmonis melalui program Express Lane Service (ELS) yang telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan Expo Automotive Menuju Langit Biru serta didukung oleh all brands otomotif yang ada di Indonesia.

Dalam sambutannya Asep sependapat dengan Ketua Panitia agar kegiatan ini dapat berlanjut dan jangan sampai berhenti disini, yang perlu diperhatikan oleh sekolah adalah menyiapkan standar kerja yang siap membimbing siswa memiliki jiwa entrepreneur dan sarana prasarana yang mendekati kebutuhan minimal suatu produksi,” sambungnya.

Semoga kepala sekolah dan guru-guru yang hadir hari ini dapat memahami tentang pelatihan industri dan bursa kerja khusus yang dapat menyalurkan softskill dan hardskill lulusan yang berkarakter bangsa dan berkarakter wirausaha.

“Diakhir sambutannya, Asep menyampaikan tiga pertanyaan yang harus kita jawab, pertama apa yang mesti kita pahami, kedua apa yang mesti kita lakukan dan ketiga apa yang harus kita pahami sebelum kita melakukan,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, President Director Andres MA menyampaikan bahwa metode program ini merupakan pendekatan dengan dunia kerja otomotif.

“Sehingga diharapkan guru-guru dapat gambaran mengenai dunia kerja dan teknologi yang diterapkan pada berbagai merk kendaraan yang ada, sehingga dapat mempersiapkan siswanya dengan baik dan sesuai dengan tuntutan dunia kerja,” pungkasnya.

Dan program ini juga sekaligus untuk mensukses program Pemerintah mengenai pengurangan emisi dari kendaraan bermotor dengan berlakunya standar emisi EURO 4 tahun depan dan disini juga kita akan berbagi tentang standar emisi EURO tersebut.

“Terdapat sekitar 800 SMK dengan jurusan Teknik Kendaraan Ringan yang terdapat di Jawa Barat, dan ini merupakan potensi yang sangat besar sebagai pemasok SDM ke industri otomotif terutama di Jawa Barat yang terus berkembang,” tutup Andres.

Acara ini dihadiri 75 Kepala Sekolah, Pengawas SMK, Ketua Program Keahlian TKR dan Guru-Guru pada Kompetensi Teknik Kenderaan Ringan se Jawa Barat dan kelanjutan dari program ini adalah pelatihan mengenai Express Lane Service mengenai program service kendaraan cepat yang mengacu pada pekerjaan service besar atau kelipatan 20.000 Km.

Disamping pelatihan, juga akan mendapatkan praktek langsung di bengkel resmi berbagai merek kendaraan, dan sertifikasi akan dilakukan oleh BNSP ditempat uji kompetensi yang ditunjuk. (js/red)

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *