Pendiri Kelabang, Sayangkan Kemunduran Iskandar

15 Agustus 2016 / 19:30 WIB Dibaca sebanyak: 826 kali Tulis komentar

KPUCIMAHI, BB.Com – Mundurnya Iskandar dari bursa penjaringan calon Walikota Cimahi PDIP beberapa waktu lalu, disayangkan oleh salah seorang pendiri Ormas Keluarga Anak Bangsa (Kelabang) Cimahi, Edi Dotun.

Iskandar, yang menurut Edi memiliki kapasitas sebagai sosok calon Walikota Cimahi, bukan tanpa alasan. Selain pernah menjabat sebagai Plt. Sekda, beberapa jabatan eselon dua pun pernah dijabat Iskandar. Mulai dari beberapa kali jabatan Kepala Dinas, sampai dengan Asisten Daerah.

Sebagai sosok birokrat yang paham politik, Iskandar pun menurut Edi Dotun, dekat dengan bawahan dan sejumlah elemen masyarakat.

“Saya menyayangkan, atas mundurnya Pak Iskandar. Saya mengenal baik figur beliau. Dia birokrat yang paham politik, juga dekat dengan masyarakat, sampai sekarang,” ujar Edi Dotun, kepada BB.com, Minggu (14/8).

Edi Dotun sangat menyayangkan, jika partai politik melepaskan Iskandar dari bursa pencalonan walikota. Apalagi saat ini, partai politik yang minim figur untuk pemimpin. Namun sebagai masyarakat, Edi Dotun sendiri tidak bisa berbuat banyak, atas mundurnya Iskandar dari penjaringan calon Walikota Cimahi.

“Saya hanya berharap, ada parpol yang melihat figur Pak Iskandar untuk bisa dijadikan calon Walikota Cimahi, atas dasar kredibilitasnya. Bukan dari masalah finansial semata,” tandas Edi.

Iskandar, menurut Edi Dotun, salah satu figur yang kuat untuk bisa menyaingi elektabilitas petahana. Bahkan kredibilitas Iskandar, menurut Edi, berada diatas petahana.

“Cimahi minim figur. Termasuk yang dimiliki parpol. Pak Iskandar ini, figur kuat yang bisa melawan calon petahana. Apalagi kemampuan manajemen birokratnya, Pak iskandar sosok yang tidak diragukan lagi. Berada diatas petahana,” tegas Edi.

Sementara itu, setelah mundurnya dari bursa pencalonan walikota yang diselenggarakan PDIP, Iskandar belum bisa memberikan statment apapun. (Dp)


Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *