Pemudik Sepeda Motor Melintasi Jalur Selatan Diimbau Lebih Hati-hati

4 Juli 2016 / 19:21 WIB Dibaca sebanyak: 528 kali Tulis komentar

DPRD JABARBANDUNG BBCom-Para pemudik di jalur selatan Jawa Barat yang menggunakan sepeda motor diimbau lebih hati-hati dan waspada. Kondisi jalanan di selatan yang berbelok-belok dan padat di musim Lebaran ini dinilai lebih menyulitkan pengendara motor.

Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, jumlah kecelakaan sepeda motor selalu menjadi yang tertinggi dalam setiap musim mudik. Selain karena pengendara sepeda motor lebih mudah terserang lelah, kondisi jalanan pun menjadi pemicu kecelakaan.

“Pemudik sepeda motor harus lebih hati-hati. Di persimpangan, tanjakan berbelok-belok, harus hati-hati agar tidak terjadi kecelakaan,” kata Ineu saat memantau arus mudik di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jumat (1/7).

Bersama sejumlah anggota DPRD Jabar lainnya seperti Yod Mintaraga, Daddy Rohanady, dan Nia Purnakania, Ineu menyusuri sejumlah perlintasan mudik lainnya seperti Leles dan Limbangan di Kabupaten Garut. Ineu pun mengimbau pengendara motor yang hendak mudik agar tidak membawa muatan berlebih.

Tumpukan barang bawaan di sepeda motor harus dihindari agar tidak mengganggu kenyamanan pengemudi saat di jalan. “Tidak melebihi kapasitas kemampuan kendaraan,” katanya.

Hal yang paling penting, tambah Ineu, pemudik harus memastikan kesiapan sepeda motor sebelum digunakan menuju kampung halaman. “Cek kondisi kendaraan masing-masing supaya tidak ada apa-apa di jalan. Ketika di jalan, harus sabar meski padat merayap,” pungkasnya.

Penanggungjawab Pos Selatan Polda Jabar AKBP Yus Nurjaman memprediksi, puncak arus mudik di jalur selatan akan terjadi pada Sabtu dan Minggu ini. Ini dikarenakan masa kerja terakhir sebelum libur Lebaran jatuh pada Jumat (1/6) ini.

“Pekerja dan PNS kan terakhir masuk sekarang, jadi kemungkinan pada mudiknya besok (Sabtu) dan Minggu,” katanya. Menurutnya, terjadi penurunan jumlah sepeda motor pada H-5 Lebaran sekarang jika dibanding H-5 Lebaran tahun lalu. “Hingga siang ini terjadi penurunan lima ribu,” katanya.


Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *