Pemerintah Harus Tingkatkan Pengawasan Terhadap Peredaran Vaksin

4 Juli 2016 / 19:37 WIB Dibaca sebanyak: 716 kali Tulis komentar

VaksinBANDUNG BBCom– DPRD Jawa Barat meminta pemerintah bergerak cepat dalam mencegah meluasnya peredaran vaksin palsu di masyarakat. Selain untuk menekan penggunaannya, inipun harus ditempuh untuk meredam keresahan masyarakat khususnya kaum ibu.

Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, Dinas Kesehatan provinsi kabupaten/kota harus bergerak cepat mengatasi temuan vaksin palsu. Ini sangat penting agar tidak menimbulkan kekhawatiran berlebih dari masyarakat.

“Harus ada pengawasan intensif dari pihak terkait, dalam hal ini dinas kesehatan. Teman-teman dinkes harus gerak cepat terkait temuan kasus vaksin palsu ini,” kata Ineu di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Kamis (30/6).

Sebagai seorang ibu yang juga memiliki anak berusia 2,5 tahun, Ineu pun sangat merasakan kekhawatiran akan peredaran vaksin palsu. Ineu merasa prihatin dan miris adanya pemalsu vaksin yang tega mengorbankan generasi penerus bangsa.

“Harus diawasi vaksin ini, mulai dari pembuatan, distribusi, sampai digunakan ke anak. Harus benar-benar ditingkatkan lagi oleh dinas kesehatan, agar vaksin palsu ini tidak meluas lagi penyebarannya,” paparnya.

Ineu berharap, adanya kasus vaksin palsu ini tidak mengurangi kepercayaan orang tua terhadap vaksinasi. Terlebih, lanjutnya, saat ini keraguan orang tua terhadap vaksin sudah rama dibicarakan di media sosial.

“Coba seperti Path, Facebook atau Twitter, rata-rata kalau orang tua, khususnya ibu-ibu memposting status tentang vaksin berisi ‘hati-hati sama vaksin’, ‘aman enggak ya, tempat anak saya divaksin’. Itu semua kan bentuk kekhawatiran dari kasus vaksin palsu ini,” katanya seraya meminta dinkes provinsi dan kabupaten/kota untuk mendata ulang, melakukan pengecekan ke setiap rumah sakit, puskesmas, hingga klinik untuk memastikan vaksin yang ada saat ini asli, bukan yang palsu.


Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *