Masyarakat Khawatir Jembatan Sungai Babatan Akan Ambruk Kembali.

1 Mei 2017 / 21:42 WIB Dibaca sebanyak: 351 kali Tulis komentar

KAYUAGUNG BBCom– Setiap tahunnya pemerintah selalu anggarankan dana dari APBD, APBN untuk mengadakan pemelihara baik secara rutin maupun berkala,agar sebuah bangunan baik, jalan, gedung maupun jembatan dapat terpelihara dengan baik.

Tapi hal tersebut tidak dapat dilakukan dengan baik jika masyarakat pengguna bangunan tersebut tidak mempunyai kesadaran diri dalam pemeliharaan, karena sekokoh apapun sebuah bangunan jika masyarakat tidak mampu meliharanya maka lambat laun semuanya akan hancur.

Jembatan yang terbentang di aliran sungai Babatan merupakan salah satu alat penghubung antar Desa Cinta Jaya dan Desa Pedamaran Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir (Kab OKI) dibangunnya jembatan itu untuk mempermudah masyarakat setempat saling berhubungan dengan cepat.

Ironisnya bangunan jembatan yang panjangnya lebih kurang 150 meter tersebut tidak terpelihara dengan baik, sehingga ketika debit air tinggi banyak tumbuhan eceng gondok hanyut melalui bawah jembatan. Hingga tiang jembatan banyak ditutupi kumpai dan eceng gondok, masyarakat khawatir jembatan akan ambruk kembali.

Menurut Sekjend KPP (Komite Pemuda Pedamaran) Robet, mengakui bahwa jembatan itu pernah mengalami ambruk beberapa tahun silam karena terbawah arus dan tumbuhan eceng gondok menutupi tiang jembatan.

“Semua disebabkan oleh tumbuhan kumpai dan eceng gondok yang terlalu banyak menutupi tiang jembatan, bahkan kini sudah diperbaiki dan kelihatannya lebih baik dari yang dulu”. Ujarnya kepada BBCom (1/5)

Dikatakannya, sebenarnya kedua desa setempat harus menganggarkan dana pemeliharaan untuk jembatan biar jembatan terjaga dengan baik, sekarang pemerintah sudah menyedikan dana desa ADD maupun DD dan dana tersebut bisa dipergunakan untuk pemeliharaan jembatan desa.

Dia menambahkan, sekarang ini desa merupakan Organisasi Pemerintah (OP) yang pendanaannya sudah diadakan, tinggal bagai mana pengolaha nya.

“Kami selaku pemuda mengharapkan agar pemerintahan baik desa maupun kecamatan dapat memperhatikan hal hal kecil ini, sehingga apa pun yang di bangun oleh pemerintah dapat terjaga dengan baik,” ungkap Robet mengakhiri. (PANI GAMES)


 

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *