KOTI Hadir Bangkitkan Olahraga Tradisional

31 Oktober 2017 / 19:50 WIB Dibaca sebanyak: 140 kali Tulis komentar

BANDUNG BBCom– Olahraga tradisional terkesan ditinggalkan oleh masyarakat. Padahal kalau kita sadari, dari olahraga tradisional itulah kita dapat menumbuhkan nilai nilai luhur budaya peninggalan pendahulu kita.

Selain itu, olahraga tradisional juga dapat membangun dan menumbuhkan rasa persaudaraan serta kebersamaan yang lebih erat di tengah-tengah masyarakat.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Barat, Prof. H. Yudha M. Saputra, ketika membuka kegiatan Sosialisasi Peningkatan Olahraga Tradisional dan Rapat Kerja Pengurus Komunitas Olahraga Taradisional Indonesia (KOTI) Provinsi Jawa Barat, serta Pelantikan Pengurus Cabang KOTI Kabupaten/Kota.

Menurut Yudha, kondisi saat ini orang cendrung banyak memanfaatkan teknologi gadget, dan sudah melupakan kegiatan kegiatan seni budaya kita yang bernilai tinggi.

“Oleh karena itu, kita harap melalui KOTI ini Jabar sebagai pelopor guna untuk mengembalikan bahwasanya olahraga tradisional sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam membangun masyarakat. Bagaimanapun, olahraga tradisonal ini mempunyai nilai-nilai sangat luar biasa yang sudah dibangun oleh orangtua kita dulu,”ujar Yudha kemarin di Hotel Kedaton, Jalan Suniaraja No. 14 Kota Bandung.

Sementara itu, Ketua KOTI, Drs. Nandang Saptari, mengatakan KOTI sebagai organisasi baru akan membangkitkan masyarakat untuk mencintai olahraga tradisonal. Seiring dengan terbentuknya kepengurusan KOTI di 10 kabupaten/kota di Jabar, dapat membangun citra olahraga tradisional di daerah.

“Melalui kegiatan peningkatan olahraga tradisional ini, kami mengajak masyarakat Jabar, untuk mengembangkan lagi olahraga tradisional sampai ke tingkat dunia,” ujar Nandang.

Dia menambahkan, olahraga tradional baru di Jabar baru terdata ada 11 cabang olaharaga (cabor). Ke depan, melalui KOTI yang ada di daerah, terus digali lagi.
“Mudah-mudahan tahun depan 2018 olahraga tradisional ini dapat mengelar even melalui Pekan Olahraga Tradisional antara daerah di Jabar,” harapnya. (***)

 

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *