Kisah Jamarun dihukum Gantung di Tengah Alun-Alun

26 Januari 2017 / 21:19 WIB Dibaca sebanyak: 1663 kali Tulis komentar

BANDUNG BB.Com-Pada tahun 1997, La Trobe Student Theatre and Film memprakarsai sebuah produksi bersama dengan IKIP Bandung (UPI) dalam drama Indonesia, “Sumur Tanpa Dasar” karya Arifin C. Noer. Proyek ini melibatkan mahasiswa La Trobe dan mahasiswa Indonesia untuk berlatih dan memproduksi pertunjukan untuk ditampilkan di kedua negara (Indonesia dan Australia).

Dalam rangka merayakan kesuksesan dimasa silam, atas hubungan kerjasama yang telah terjalin selama lebih dari 20 tahun, La Trobe Student Theatre and Film kembali menginisiasi kerja kolaborasi lintas dua negara. Pertunjukan kali ini melibatkan Mainteater Bandung dan Teater Lakon,mengangkat tajuk“The Light Within A Night – Cahaya Memintas Malam”, di bawah arahan sutradara Sahlan Mujtaba (Bandung, Indonesia) dan Bob Pavlich (La Trobe University).

Mengangkat cerita rakyat Sunda, yakni kisah Jamarun, seorang petani miskin yang dituduh sebagai pembunuh. Ia kemudian digiring ke pengadilan. Tanpa bukti dan pembelaan, Jamarun tidak bisa lolos dari penghakiman. Ia pun dihukum gantung di tengah alun-alun. Sesaat setelah digantung, ribuan burung dan kupu-kupu mengepung langit -sehingga suasana berubah gelap-, menyerbu aroma dari tubuh bangkai yang harumnya menyeruak di udara.

Kolaborasi dua kelompok mahasiswa ini tidak sekadar menceritakan kisah tersebut tetapi juga akan membangun cerita-cerita lain dari isu-isu yang muncul disekitarnya antara Australia dan Indonesia, beserta kisahnya dan perilakunya, dalam banyak aspek masih asing satu sama lain. Pertunjukan ini menatap dengan tajam ke dalam jurang budaya yang memisahkan mereka dan dalam waktu bersamaan juga mencari hal-hal yang menghubungkan mereka.Bentuk teater ini akan disajikan dengan beragam bentuk cara ungkap; melalui multi-seni (teater, tari, dan multimedia) dan multi-bahasa (keragaman bahasa dari Indonesia dan Australian).

Sutradara \\ Bob Pavlich, Sahlan Mujtaba

Aktor \\ Ashleigh McFarland, Blayne Welsh, Chayanda Nurhadi Hasan, Deska Mahardika Putri, Gracie Rogers, Kamil Mubarok, Kate Bayley, Kenny Fahmi Mulyadi, Lucy Rees, Maudy Widitya Sutisna, Nurul Aini Arrahman, Tria Hayati Lidinillah, Walter Dyson, Will Robertson

Penata Artistik \\ Deden Jalaludin Bulqini, Penata Cahaya \\ Aji Sangiaji,Penata Musik \\ Ridwan Saidi, Manajer Panggung \\ Dasep Sumardjani

Manajer Proyek \\ Helen Mayers, Heliana Sinaga

Tim Produksi \\ Osi Prisepti, Dita Rosmaritasari, Gina Zulfah Nur, Surya Dwi Santi, Dwi Aryanto Arnando

Pertunjukan ini akan dipentaskan di Bandung pada hari Selasa – Rabu, 14 – 15 Februari 2017 Pukul 19:30 WIB di Gedung Kebudayaan Universitas Pendidikan Indonesia Jl. Setiabudhi No. 229, Bandung dan Bali, Indonesia; di La Trobe University,yang tengah merayakan HUT ke-50 di tahun 2017, dan La Mama Couthouse, Australia, sebagai bagian dari Festival AsiaTOPA 2017. Sabtu – Minggu, 18 – 19 Februari 2017 Pukul 19:30 WIT Bentara Budaya Bali Jl. Profesor Ida Bagus Mantra No. 88A Ketewel, Gianyar, Bali. (**)


 

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *