Kang Uko Berikan Pelatihan Kewirausahaan Siswa SMA 10

4 November 2017 / 19:17 WIB Dibaca sebanyak: 249 kali Tulis komentar

Bandung BBCom– Mungkin sudah banyak yang tahu dan hapal dengan nama Ujang Koswara. Bagaimana tidak, hampir di setiap sudut kota terpampang wajahnya melalui spanduk dan baliho. Ya, kang Uko, demikian panggilan akrabnya, merupakan salah satu kontestan calon Walikota Bandung.

Tapi uniknya, di setiap baliho maupun spanduk, tertulis Ujang Koswara, Bukan Calon Walikota Bandung.

“Itu semata-mata sebagai pembelajaran politik kepada para calon Walikota Bandung yang lain. Ini mah hanya bentuk peringatan saja untuk para bakal calon, setidaknya warga Bandung nantinya memiliki standar minimal kriteria seorang pemimpin. Kang Emil itu sudah cukup baik, paling tidak nanti penggantinya harus lebih baik”, ungkap kang Uko saat disambangi ke SMA 10 disela dirinya memberikan pelatihan dan eduksi tentang Rekayasa Listrik Dalam Bentuk Teknologi Tepat Guna LIMAR (Listrik Mandiri Rakyat) di SMA 10 Cikutra Bandung Jumat (3/11).

Uko yang merupakan alumni SMA tersebut, disambut antusias para siswa dan guru.

Menurutnya, beberapa produk hasil karyanya telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. “Beberapa waktu yang lalu, Setiawan Djodi memesan produk saya sebanyak 400 unit motor listrik.

“Semoga kehadiran saya disini dapat memberikan inspirasi bagi adik-adik semua,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Sekolah SMA 10 Bandung Ade Suryaman mengungkapkan, kehadiran Ujang Koswara diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada para siswa khususnya kelas 12 sehingga menggugah siswa untuk terus berinovasi dan kreatif.

“Kami juga telah melakukan MoU untuk mendorong produk Limar (listrik Mandiri Rakyat). Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah ini. Semoga dengan kegiatan alumni berbagi kali ini memberikan motivasi kepada siswa, manakala siswa setelah lulus nanti bisa mandiri”, terang Ade Suryaman.

Dalam kunjungan itu, Uko memberikan pengalaman dan disiplin ilmu kepada siswa. Siswa yang hadir mendengarkan paparan dari kang Uko terlihat enggan beranjak dari tempat duduknya sampai kang Uko selesai memberikan cerita pengalaman dan produk inovasi yang sudah dirasa bermanfaat bagi masyarakat Indonesia. (Adun)

 

 

 

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *