Ineu: PB PON Harus Tegas Awasi Pembagian Tiket “Gratis”

17 September 2016 / 10:27 WIB Dibaca sebanyak: 339 kali Tulis komentar

pon-jabarBANDUNG BB.Com– Panitia Besar (PB) Pekan Olah raga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat diminta tegas terkait pembagian tiket masuk untuk warga saat upacara pembukaan PON 2016 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung. Hal ini penting agar tidak ada oknum yang memperjualbelikan tiket yang telah dipastikan gratis ini.

Ketua DPRD Provinsi Jabar yang juga Dewan Penasihat PB PON 2016 Jabar Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, Sub PB PON Kota Bandung harus mengawasi langsung pembagian tiket gratis untuk warga di sekitar Gedebage. Ineu menerima informasi adanya oknum yang menjual tiket masuk kepada masyarakat dengan harga yang cukup tinggi yakni Rp 300 ribu.

“Kalau memang gratis, ya digratiskan. PB PON harus konsisten, jangan ada yang dijual,” kata Ineu di Gedung DPRD Provinsi Jabar, Kota Bandung, Kamis (15/9/2016).

Ineu memahami adanya keterbatasan tiket bagi warga yang diberikan PB PON. Namun, keterbatasan ini jangan menjadi alasan untuk mencari keuntungan dengan memperjualbelikannya.

Selain persoalan tiket, Ineu tidak menampik kemungkinan adanya persoalan nonteknis yang lain. Oleh karena itu, dia meminta Sub PB PON 2016 di seluruh kabupaten/kota agar lebih serius dalam menjalankan tugasnya.

Hal ini harus menjadi perhatian utama karena menyangkut nama baik Provinsi Jabar sebagai tuan rumah. Sebagai contoh, Ineu meminta pelayanan yang maksimal kepada seluruh kontingen.

PB PON 2016 Jabar, kata dia, harus bisa membuktikan kepada kontingen provinsi lain sebagai tuan rumah yang baik. “PB PON harus menjaga marwah Jabar sebagai tuan rumah PON yang baik,” ujarnya.

Selain itu, meski merupakan ajang kompetisi, Ineu berharap seluruh pihak bisa mengedepankan azas sportivitas. Terlebih, sebagai tuan rumah, Jabar harus mengedepankan kejujuran dalam mencapai target juara umum yang dicanangkan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.

Lebih lanjut Ineu berharap, ajang PON 2016 ini tidak menimbulkan persoalan hukum seperti pada PON sebelum-sebelumnya. Target sukses administrasi harus dipahami betul oleh setiap unsur PB PON.

Mereka, lanjutnya, harus berpegang teguh pada aturan-aturan yang ada selama menggelar ajang tersebut. Oleh karena itu, Ineu meminta agar seluruh PB PON kompak dan sesuai aturan dalam melaksanakan tugasnya.

“Jangan sampai menjebloskan internal. Harus komitmen pada catur sukses,” tegasnya.

Sementara itu, Ineu mengaku akan mengunjungi setiap venue pertandingan sebagai bentuk dukungannya kepada atlet Jabar yang bertanding. Tak hanya yang ada di Kota Bandung, Ineu pun berencana akan mengunjungi venue-venue yang jauh seperti cabang olah raga tinju di Palabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi. “Sore ini (kemarin) saya akan menyaksikan futsal (di Jatinangor, Kabupaten Sumedang),” pungkasnya. (dp)


Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *