Ida Hernida: Daya Tarik Wisata di Jabar Belum Optimal

24 Maret 2017 / 09:23 WIB Dibaca sebanyak: 496 kali Tulis komentar

BANDUNG BB.Com-Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Ida Hernida S.H. M.S­i., mengungkapkan pembangunan pariwisata saat ini, aksesibilitas, amenitas, dan atraksi di masing-masing daya tarik wisata belum optimal. Karena itu, di­harapkan ketiga aspek itu harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan pariwisata. Sementara seni budaya, saat ini masih kurangnya ruang ekspresi dan lemahnya upaya pelestarian seni budaya.

“Forum OPD ini bisa menghasilkan sinergitas, akselerasi pembangunan program kegiatan bidang pariwisata dan kebudayaan di Jawa Barat. Selain itu, diharapkan bisa menjadi media strategis bagi terwujudnya perencanaan terpadu, efektif, dan berkelanjutan serta menjadi  rencana kerja Bidang Pariwisata dan Kebudayaan tahun 2018,” tegas Ida, saat Rapat Koordinasi Forum OPD selama 2 hari, 23-24 Maret 2017, di Sari Ater Ho­tel & Resort, Jalan Raya Ciater, Ciater, Kabupaten Subang, Kamis (24/3).

Senada dengan itu, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Agus Hanafiah S.Sos. M.A.P., menjelaskan kegiatan ini untuk menyinergikan dan menyelaraskan program kepariwisata­an dan kebudayaan 20­18 serta untuk pen­yusunan bahan perumu­san rencana kerja Di­sparbud Jabar 2018.

Peserta Forum OPD dihadiri 120 orang,  yang merupakan perwakilan dari di­nas yang membidangi pariwisata dan kebudayaan kabupaten/kota se-Ja­wa Barat, mitra kerja OPD pemerintah pro­vinsi Jawa Barat, De­wan Kebudayaan Jawa Barat, akademisi, asosiasi pariwisata dan komunitas seni bu­daya Jawa Barat, serta pejabat struktural eselon III dan IV di lingkungan Disparbud Jabar.

Narasumber di antaranya dari Bappeda Provinsi Jawa Barat, Biro Pengendalian dan Pembangunan Setda Provinsi Jawa Barat, Kementrian Pariwisata RI, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Jawa Bara­t, Ketua Komisi 2 DP­RD Provinsi Jawa Barat, dan Ketua Komisi 5 DPRD Provinsi Jawa Barat. (Burni)


 

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *