Dewan Pendidikan Jabar Gandeng Tunas Daihatsu Latih 10 Guru SMK Otomotif Jabar

21 Februari 2017 / 19:55 WIB Dibaca sebanyak: 384 kali Tulis komentar

BANDUNG BBCom –  Dalam rangka mendukung program pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berkeinginan untuk  memberikan sertifikasi terhadap semua lulusan SMK di seluruh Jawa Barat disambut positif oleh Dewan Pendidikan dan perusahaan otomotif  PT.Tunas Ridean (Tbk). Karena berdasarkan hasil kajian ketenagakerjaan, ternyata lulusan SMK masih menjadi penyumbang terbesar angka pengangguran usia produktif di Jawa Barat.

Menurut Ketua Dewan Pendidikan Jabar, H.Bambang Haryono, salah satu fungsi dewan pendidikan itu adalah meningkatkan mutu pendidikan.  Untuk itu, Dewan Pendidikan membuat trobosan dengan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, salah satunya dengan Astra Daihatsun Motor yaitu PT. Tunas Ridean (Tbk).

‘Kita bersyukur begitu kita komunikasikan dengan pihak Tunas Ridean, mereka merspon positif dan bersedia membina dan melatih para tenaga pendidik/ guru; kependidikan dan peserta didik yang bersal dari SMK di Jabar,”  kata Bambang Haryono ketika ditemui awak media disela rapat koordinasi Dewan Pendidikan Jabar dengan pihak PT.Tunas Ridean (Tbk) di Hotel Topas Bandung, Senin (20/02).

Dikatakan, program inovasi kerjasama dengan perusahaan otomotif nasional Astra Daihatsun Motor  ini merupakan yang pertama di Jabar bahkan di secara nasional juga yang pertama.  Untuk menindak lanjuti kerjasama tersebut, maka pada bulan Desember 2016, kita lakukan seleksi bagi para guru SMK Otomotif yang diikuti sebanyak 30 sekolah. Namun, yang dinyatakan lulus dan dapat mengikuti pelatihan hanya 10 orang dari 10 SMK Negeri dan swasta.

Saat ini ke 10 guru SMK tersebut sedang menyelesaikan pelatihan baik di kantor  Tunas Ridean cabang Bandung maupun di kantor pusat di Jakarta. Setelah lulus, mereka akan diberikan Sertifikasi dari PT.Tunas Ridean (Tbk)

“Dengan telah selesai pelatihan bagi 10 guru dari 10 SMK asal Jabar ini, kita harapkan dapat mentransper ilmu otomotif  kepada peserta didiknya.  Sehingga, para lulusan SMK Jurusan otomotif  benar-benar sudah siap kerja, terampil, cerdas, mahir dan kompetitif, “ ujarnya.

Sementara itu, Workshop Advisor Tunas Daihatsu Pusat- Jakarta, Warsito CD mengatakan, PT.Tunas Ridean (Tbk) sebagai perusahaan nasional yang bergerak di bidang otomotif yang terus berkembang dan berinovasi tentunya membutuhkan tenaga kerja yang siap kerja, terampil, cerdas, mahir dan kompetitif dalam bidang otomotif.

Untuk itu, melalui program “Tunas Berbagai Keahlian Otomotif” bidang  Pendidikan, kita merasa terpanggil untuk memberikan pendidikan dan pelatihan kepada tenaga pendidik/ guru, kependidikan dan peserta didik / siswa.  Untuk kali ini kita baru latih sebanyak 10 orang guru dari 10 SMK Negeri dan Swasta di Jabar.

Adapun materi pelatihan terbagi dua yaitu 30% materi teori dan 70% praktek langsung. Untuk materi kelas kita berikan semua pengetahuan tentang otomotif  kendaraan Totoya, Handa terutama Daihatsun.

Setelah materi teori,  ke 10 guru tersebut kita bawa langsung praktek, mulai dari Service Berkala (umum/ semua merk kendaraan ringan dan Service Cepat, ujar Warsito didampingi Sutpo dan Andreas.

Ditambahkan Andreas yang juga Tim Workshop Advisor Tunas Daihatsu Pusat,   kerjasama dengan Dewan Pendidikan Jabar dan Dinas Pendidikan Jabar  ini merupakan Pilot Proyek, untuk itu kita berikan materi Service Berkala dan Service Cepat terutama soal Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Selain itu, kita berikan juga modul pembelajaran yang telah disesuaikan dengan kurikulum 2013.

Selama mengikuti pelatihan, ke 10 guru tersebut kita berikan bimbingan pelatihan baik di Bandung maupun di Jakarta dibawah pengawasan Tim  Workshop Advisor Tunas Daihatsu Pusat. Hal ini, sesuai dengan pesan dan harapan N.I.Pernadi selaku  Direktur Otomotif Tunas Ridean Tbk yaitu apabila ke 10 guru ini lulus akan diberikan Sertifikasi dari PT.Tunas Ridean (Tbk) dan harus mampu mentransper ilmu kepada para peserta didik disekolah masing-masing, ujarnya.

Andreas mengatakan,  ke -10 guru yang dilatih berasal dari SMKN 1 Kawali-Ciamis; SMK Alsyariah-Ciamis; SMK Angkasa I Subang; SMK Yadika Subang; SMK Bina Nusantara Subang; SMKN 1 Bekasi; SMKN1 Cilengsi Bogor; SMKN4 Hgarut; SMK Muhammadya Tasik Malaya; SMK Pemuda Sumedang. (***).


 

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *