Bandung Tourism Promotion Board

1 Februari 2017 / 15:55 WIB Dibaca sebanyak: 542 kali Tulis komentar

Pengurus “Badan Promosi Daerah kota Bandung” (Bandung Tourism Promotion Board)

Bandung. BB.Com. BERTEMPAT di Aula Bumi Sangkuriang Jl. Kiputih (Ciumbuleuit) Bandung, Selasa (31/1). Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil melantik sejumlah pengurus “Badan Promosi Daerah kota Bandung” (Bandung Tourism Promotion Board) yang diketuai oleh Budijanto Ardiansyah.

Ridwan Kamil mengharapkan, dengan adanya badan yang bergerak di bidang promosi pariwisata ini, dapat menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah (Pemda) lain.

“Saya berharap badan ini nantinya, dapat menjalin kerjasama antara Kota Bandung dan pemerintah daerah (Pemda) lain. Sebab banyak wisatawan yang menginap di kota Bandung. Tapi ketika berwisata ke luar daerah Bandung,” kata Ridwan Kamil.

“Kunci sukses pariwisata adalah “koneksi”. Koneksi ini dapat mengundang, berkat kedekatan. Koneksi terjalin dan memunculkan rasa aman,” timpalnya lagi.

Selain itu Ridwan Kamil berharap, “Bandung Tourism Promotion Board” ini. Dapat merangkul kalangan kaum muda Bandung yang dinilai aktif, menggunakan media sosial sebagai sarana promosi pariwisata Kota Bandung.

“Badan pariwisata Kota Bandung harus aktif menggunakan media sosial. Seperti halnya Instagram untuk dijadikan media promosi pariwisata, ” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Bandung, Budijanto Ardiansjah mengatakan, “Ibu Kota Provinsi Jawa Barat ini. Walaupun sudah dikenal, selalu ramai saat “weekend” atau libur panjang. Tetapi harus diakui, kalau kota Bandung ini, tidak banyak memiliki tempat wisata,” tuturnya.

“Bandung hanya menjadi “entry point” untuk menuju daerah lain yang ada disekitarnya. Misalnya Lembang dan Ciwidey. Salah satu cara agar dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan menambah lama keberadaan mereka “long stay”. Di Bandung harus memiliki banyak kegiatan menarik. Salasatunya yaitu dalam bentuk kegiatan “festival”,” katanya lagi.

Budijanto ,juga memaparkan, “festival” ini bukan sekedar “festival” biasa. Namun harus memiliki daya tarik, bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Bandung memiliki banyak orang kreatif dan menjadi salah satu kota yang dijadikan “kiblat fashion”.

“Salah satu yang ingin saya wujudkan adalah “Bandung Fashion Week”. “Jalan Braga Pendek” (antara Jl. Naripan sampai Jl. Asia-Afrika), dijadikan “catwalk” untuk acara ini,” tuturnya.

Agar wisatawan bisa “betah” berlama-lama di kota Bandung. Tentu saja harus didukung juga dengan “wisata kuliner” yang sudah masuk dalam deretan kunjungan wajib, bagi para wisatawan yang datang ke Bandung.

“Kalau “long stay” lebih lama, tentu saja imbasnya ke industri perhotelan, restoran dan industri kreatif lainnya. Jadi bukan wisatawan yang datang hanya untuk memacetkan saja atau cuma singgah sebentar,” pungkas Budijanto Ardiansyah.

Dalam acara ini, hadir juga beberapa wartawan yang tergabung di ITJA (Indonesian Tourism Journalist Association). Dan hadir juga Ketua ITJA yaitu Jack Febrian. (Herry Kasep).


 

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *