Bandung Akan Menjadi Kota Pertama Melaksanakan OGI

28 November 2016 / 07:17 WIB Dibaca sebanyak: 338 kali Tulis komentar

kunjungan-ogiBANDUNG BB.Com–Transparansi dan akuntabilitas, kepercayaan publik adalah rumus utama dalam memastikan efektivitas program pembangunan, dimana transparansi dan akuntabilitas pemerintah menjadi pra syarat utama.

“Maka dari itu, hal ini sangat mengintergrasikan strategi pembangunan ke dalam sistem tata kelola yang transparan,” ujar Direktur Aparatur Negara BAPPENAS Siliwati saat bertemu dengan Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto beserta jajaran membahas Open Government Indonesia (OGI), di Bandung Command Center, Jumat (25/11/2016).

Lanjut ia menyampaikan, kedatangan kami ini memastikan Pemerintah Kota Bandung apakah sudah siap untuk melakukan OGI.

“Mudah mudahan Kota Bandung siap, karena jika sudah siap dan bisa melaksanakannya akan menjadi kota percontohan di seluruh indonesia,”jelasnya.

Siliwati menambahkan, dengan didukung oleh penerapan sistem teknologi informasi yang bukan hanya canggih, namun juga terintegrasi.

“Pemerintahan transparan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah. Dikatakan transparan apabila dalam penyelenggaraan kepemerintahannya mudah diakses atau diketahui oleh masyarakat sehingga masyarakat bisa memantau sekaligus mengevaluasi kinerja pemerintah,”pungkasnya.

Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto menyampaikan, situasi terkini sekarang Pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya. Cita-cita ini dituangkan Presiden Joko Widodo ke dalam program Nawa Cita yang kini menjadi dasar dari visi misi pemerintahan Indonesia.

“Salah satu langkah yang diambil adalah dengan melanjutkan upaya untuk membangun pemerintahan yang lebih terbuka, partisipatif, dan inovatif melalui komitmen Open Government Indonesia (OGI),”jelasnya.

Lanjutnya, dengan cita cita presiden tersebut Kota Bandung siap untuk melakukan open government.

“OGI Merupakan bentuk konkrit keseriusan, salah satunya Kota Bandung melakukan reformasi sektor publik secara menyeluruh,”tuturnya.

Ditambahkan Yossi, melalui OGI diharapkan akan lahir ide, inisiatif, dan praktik keterbukaan pemerintah yang dapat mengakselerasi pencapaian target dan prioritas nasional.

“Utamanya di dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya,”pungkasnya. (ris/kur)


 

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *