Ali Hasan: Nonton Pertandingan PON di “GRATIS”kan 

20 September 2016 / 20:49 WIB Dibaca sebanyak: 423 kali Tulis komentar

20160920_114502_resized-1BANDUNG BB.Com– Ajang PON XIX Jabar 2016 ini selain untuk meraih prestasi tentunya juga harus menjadi hiburan bagi seluruh rakyat Jawa Barat, sehingga kalau memang benar ada beberapa pertandingan yang mengharus para  penonton untuk membeli tiket, itu tidak benar. Hal ini, karena beberapa hari menjelang pelaksanaan PON, DPRD Jabar sudah meminta Gubernur Ahmad Heryawan selaku Ketua Umum PB PON XIX Jabar 2016, agar semua pertandingan digratiskan.

Untuk itu, kalau ada pihak tertentu apalagi bekerjasama dengan Panitia Pelaksana mengharus harus penonton untuk membeli tiket masuk area pertandingan, itu sudah tidak benar. Karena saat itu, pak Gubernur sudah menjanjikan kepada DPRD Jabar bahwa selama berlangsungnya perhelatan PON, masyarakat yang akan menyaksikan pertandingan/ permainan  di seluruh venue cabor, tidak dikenakan biaya tiket alias GRATIS.

Hal ini dikatakan Ketua Komisi IV DPRD Jabar, H. Ali Hasan, Sip saat melakukan monitoring ke venue Cabor Biliar di Graha Manggala Siliwangi, jalan Aceh Bandung, Selasa (20/9).

Dikatakan, kehadiran masyarakat untuk menonoton PON, selain sebagai hiburan juga tentunya sebagai sporter bagi kontingen PON Jabar yang sedang bertanding.  Karena kehadiran sporter itu  sangat penting dalam memberikan support kepada Atlet Jabar untuk tetap semangat dan focus demi mewujudkan Jabar Kahiji, uajrnya.

Ali juga  menerima keluhan dari beberapa kontingen provinsi lain, soal angkutan/ transportasi kontingen/atlet.  Karena ternyata, ditemukan sopir yang bertugas untuk antar jemput kontingen di kota Bandung,  sebagian tidak hapal jalur/ jalan di kota Bandung.

“Masak orang Bandung, tidak hapal jalan di kota Bandung,  karena disenyalir,  sebagian sopir  antar jemput kontingen/atlet ada yang berasal dari luar kota Bandung. Ini tentunya sudah tidak benar”, tegas Ali.

Saya minta PB PON bidang Transportasi untuk membenahi secepatnya masalah sopir yang bertugas antar jemput kontingen/atlet. Kalau, memang pertandingan di Bandung, pakailah sopir Bandung, pun demikian dengan cabor yang dilaksankan di 16 Kab/kota. Pakailah sopir setempat dimana pertandingan dilasanakan, pinta Ali Hasan.

Selain itu, kita juga minta Tim Konsumsi PB PON, terutama yang menangani masalah makan dan snack untuk benar-benar memperhatikan soal makan dan snack untuk kontingen/atlet dan Panpel, karena kita (dewan-red) juga mendapatkan laporan, salah satu kontingen kita keracunan dari makanan.  Untuk itu, jagalah, kan kita ingin semua berakhir heppy.

Kita ingin selama erlangsungbnya PON, semua dapat berjalan lancer,  damai dan sukses serta terjuwudnya Jabar Kahiji, sebagai tekad kita bersama, tandasnya. (dp/sen).


Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *